Graha Yatim Dhu’afa Santuni Warga Terdampak Banjir Luragung
Ditulis oleh Administrator pada 27 Mei 2020

Kuningan – Banjir yang terjadi sehari setelah lebaran menerjang Desa Luragunglandeuh Kecamatan Luragung Kuningan menyisakan duka yang tidak bisa dilupakan. Melihat kondisi itu, Graha Yatim & Dhu’afa (GRAY) Yayasan Harapan Robbani menyantuni warga terdampak banjir Luragung, Selasa (26/5/2020). Sebanyak 20 paket sembako diserahkan langsung kepada warga yang terdampak.

Penyerahan sembako itu diserahkan langsung oleh Direktur Yayasan Harapan Robbani, Saparna dan didampingi oleh Kepala Desa Luragung Landeuh yang diwakili Kasie Kesejahteraan Uce Purnama, Kadus Babakan Patala Neneng dan Kadus Pahing Kusnandi. Pada saat sembako berupa beras, mie instant dan telur diserahkan, terlihat wajah bahagia terpancar dari warga yang terdampak.

Pendistribusian paket sembako itu diberikan kepada masyarakat yang rumahnya terendam banjir yang disebar di 2 titik, yaitu Blok Babakan Patala sebanyak 9 paket dan 11 paket di Blok Pahing.

Direktur Yayasan Harapan Robbani Saparna mengatakan, santunan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian GRAY kepada masyarakat yang terkena musibah banjir. Sembako yang didistribusikan itu merupakan amanah dari para donatur GRAY untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya yang terkena bencana.

“Alhamdulillah, meskipun dengan keterbatasan kami dalam hal pendistribusian, namun bantuan yang kami distribusikan dapat diterima langsung oleh warga. Terima kasih pula kami ucapkan kepada para donatur kami yang telah mempercayai kami dalam mengelola Infak Shodaqohnya untuk didistribusikan,” jelas Nana, sapaan akrabnya.

Pemdes Luragung Landeuh yang diwakili Kasie Kesejahteraan Uce Purnama mengucapkan terima kasih atas kepedulian GRAY yang telah memberikan santunan kepada warga Luragung Landeuh sebanyak 8 KK yang rumahnya terkena bencana banjir.

“Alhamdulilalh, semoga bantuan berupa sembako dari yayasan Graha Yatim dan Dhu’afa bisa meringankan beban penderitaan masyarakat kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kadus Babakan Patala Neneng berharap dengan sembako yang didistribusikan kepada masyarakat dapat memberikan keberkahan untuk para donatur GRAY Yayasan Harapan Robbani.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, luapan air banjir yang mengalir merendam rumah warga. Tinggi air yang masuk ke rumah berkisar 60 cm. Beberapa harta benda seperti kasur dan kursi tidak bisa diselamatkan. Bahkan beberapa barang terbawa hanyut. Saking derasnya aliran banjir, tanggul dan kolam ikan pun ikut jebol.

WhatsApp